Saturday, July 9, 2011

TUJUAN

Tujuan tidak muncul begitu saja, tapi oleh dorongan keadaan yg mengarahkan kita untuk menuju ke suatu keadaan lain yg kita yakini akan lebih baik. Dalam proses mengarahkan menuju keadaan yg lebih baik itu, terdapat banyak alternatif tujuan. Oleh karenanya, sebelum tujuan ditetapkan, memahami keadaan secara sungguh sungguh dan menyeluruh adalah langkah awal yg paling penting. Penentuan tujuan yg salah, justru akan membuat seluruh pekerjaan sia-sia, karena walaupun tujuan itu tercapai, tapi akhirnya belakangan kita sadari bahwa ternyata bukan itu keadaan akhir yg sesungguhnya kita inginkan.

Sama halnya dengan seseorang yg berbakat pada suatu bidang, namun karena salah memilih jalur, lalu hidup didunia yg berbeda sama sekali. Maka kualitas diri yg terbentuk tidak akan maksimal. Maka menentukan tujuan yg tepat adalah hal terpenting sebelum merencanaan upaya panjang pencapaian tujuan tsb.

Sudah terlalu banyak teori untuk mencapai tujuan, namun bagaimana menentukan tujuan yg benar, adalah sesuatu yg lebih penting perannya. Pemilihan tujuan yg benar dan tepat adalah apabila terjadi sinergi paling maksimal antara faktor internal (spirit), dan ekternal. Semua unsur unsur yg terlibat harus masuk perhitungan.

Suatu Tujuan adalah berbanding lurus terhadap fungsi waktu/umur dan faktor external. Oleh karenanya, beda waktu/umur akan memiliki tujuan berbeda2 pula. Apalagi adanya faktor external yg turut mempengaruhi seperti, komunitas dan lingkungan tempat tumbuh.

Didalam Bisnis yg normal, pemilihan tujuan meliputi fungsi waktu jangka pendek, menengah dan panjang. Lalu dikorelasikan dengan lingkungan terbatas, menengah dan yg lebih luas lagi. Kesemuannya memerlukan pertimbangan yg menyeluruh sesuai dengan tingkatannya masing masing. Dan setiap tingkatan selalu diawali dengan upaya imajinatif yg memiliki korelasi yg kuat pada realita bisnis yg sedang terjadi, sehingga tujuan yg ditentukan, tetap membumi (realistis).

Dalam kenyataannya, tidak semua pemilik bisnis berorientasi sepenuhnya profit. Beberapa hanya untuk pencucian uang, status, atau kamuflase atas aktifitas utama lain yg tersembunyi. Termasuk juga mereka yg ingin bergabung di kelompok aktifitas sosial, tidak semuanya bertujuan utama untuk membantu mereka yg membutuhkan. Yg masuk di dunia politik, tidak semua ingin memperjuangkan ideologi yg di yakininya benar. Banyak (bahkan terlalu banyak) dari mereka yg memiliki tujuan2 pribadi lain. Inilah hal yg paling berpotensi memunculkan konflik di semua perkumpulan, yaitu perbedaan tujuan/kepentingan

Oleh : zainal arifin